Cari Blog Ini

Memuat...

Minggu, 01 Mei 2011

REHABILITASI PADA PASIEN POST OPERASI JANTUNG


SATUAN ACARA PEMBELAJARAN
 REHABILITASI PADA PASIEN POST OPERASI JANTUNG


















SATUAN ACARA PEMBELAJARAN

Pokok bahasan              : Rehabilitasi fase I pada pasien post operasi jantung
Sub pokok bahasan       : ROM (Range of Motion ), Nafas dalam dan batuk    efektif
Sasaran                          : Pasien post operasi jantung di ruang.............
Hari / Tanggal                : ...........................
Waktu                            : 30 menit
Tempat                          : ..................
Metode                           : Penyuluhan dan demonstrasi
Media                             : Lembar balik

















REHABILITASI FASE I PADA PASIEN POST OPERASI JANTUNG

A.    Pengertian Rehabilitasi Fase I
: Adalah rangkaian usaha dalam membantu penyembuhan pasien agar dapat kembali dengan cepat pada kehidupan normal atau mendekati kondisi seperti sebelum sakit Program ini diberikan pada semua pasien yang masih dalam perawatan di rumah sakit dan dilaksanakan sesegera mungkin pada pasien dengan hemodinamik stabil sejak di ICU

B.     Tujuan Rehabilitasi Fase I

: - Untuk mengatasi akibat negatif tirah baring (deconditioning ) setelah tindakan   pembedahan
-          Pasien mampu melakukan sendiri aktivitas awal dalam rangka persiapan melaksanakan aktivitas sehari-hari
-          Menjaga dan meningkatkan kekuatan otot
-          Menjaga dan meningkatkan kemampuan jantung untuk toleransi terhadap aktivitas
-          Meningkatkan sirkulasi dan mengurangi resiko terjadinya bekuan darah
-          Mengurangi resiko terjadinya pneumonia

C.    Program Latihan rehabilitasi fase I

Lama latihan : 7 – 14 hari
Beban Latihan : 2 –3 mets (1 mets : 0.5 km)
            Program :
§  Latihan Pergerakan sendi ( Latihan tangan dan kaki )

Pengertian

                        : Merupakan latihan yang dilakukan pada sendi
                  Tujuan
ü   Meningkatkan kekuatan otot
ü   Mencegah kontraktur
ü   Mempercepat proses penyembuhan luka
ü   Mengurangi resiko terjadinya bekuan darah


Prosedur

Pemanasan selama 5 menit yang mencakup latihan otot –otot lengan, tungkai, pinggul dilakukan secara ritmik dan berulang-ulang
-          Untuk latihan tangan , posisikan pasien untuk duduk
-          Ajarkan pada pasien untuk memfleksikan dan ekstensikan tangannya
-          Ajarkan pada pasien untuk mengangkat kedua tangan ke depan
-          Memberikan posisi supaine pada pasien di tempat tidur. Demonstrasikan latihan kaki pada pasien secara pasive Range of Motion (ROM)
-          Rotasikan pergelangan kaki memutar 360 derajat seperti membentuk lingkaran
-          Fleksikan dan dorsofleksikan plantar kaki, agar pasien dapat merasakan kontraksi dan relaksasi dari otot-otot kaki
-          Fleksi dan ekstensikan lutut secara bergantian
-          Ajarkan pasien untuk mengangkat kaki secara bergantian

§ Pernafasan Diagfragma
Pengertian
: Suatu metode pernafasan yang efektif untuk mengoptimalkan ekspansi paru sehingga dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan oksigen
Tujuan
ü  Menigkatkan ekspansi paru
ü  Mengurangi resiko pneumania dan atelektasis
ü  Mengurangi nyeri paska pembedahaan
ü  Membantu membersihkan jalan nafas dari sekret
Prosedur
-          Berikan posisi duduk pada pasien dan anjurkan untuk meletakan kedua tangan di batas bawah dari tulang rusuk bagian depan
-          Anjurkan pasien untuk menarik nafas dalam, dan menarik nafas melalui hidung
-          Berikan perhatian pada pergerakan normal diagfragma selama inspirasi
-          Anjurkan pada pasien untuk mengangkat dada dan bahu selama inspirasi
-          Setelah bernafas selama 3 hitungan , secara perlahan hembuskan nafas melalui mulut
-          Ulangi latihan 3 – 5 kali
-          Berikan kesempatan pada pasien untuk mencoba latihan sendiri

§  Batuk Efektif
Pengertian
: Suatu metode yang efektif untuk mencegah penumpukan sekret pada saluran
nafas
Tujuan
ü  Mengurangi penumpukan sekret pada saluran nafas
ü  Meningkatkan ekspansi paru
ü  Mencegah atelataksis
ü  Mencegah terjadinya resiko infeksi paru yang disebabkan karena penumpukan sekret yang berlebihan
Peralatan
·         Bantal
·         Tissue
·         Bengkok
Prosedur
-          Anjurkan pasien untuk duduk selama latihan
-          Pergunakanlah bantal yang diletakkan di dada  untuk mengurangi rasa sakit pada luka operasi
-          Ajarkan pada pasien untuk mengulangi pernafasan diagfragma  sebanyak 3 kali seperti yang telah diajarkan sebelumnya
-          Setelah itu tarik nafas dalam sekali lagi dan batuk
-          Perhatikan ada mukus yang keluar atau tidak
-          Berikanlah kesempatan pada pasien untuk mengulangi latihan sendiri




D.    Kegiatan Penyuluhan

Proses
Kegiatan
Peserta
Waktu
1.1  Pembukaan
  1. Salam
  2. Perkenalan
  3. Penjelasan tujuan
      d. Aprersiasi

Memberikan salam
Memperkenalkan diri
Menjelaskan tujuan dan maksud

Mengkaji pemahaman klien tentang rehabilitasi post operasi

Menjawab salam
Mendengarkan
Mendengarkan

Menjawab apresiasi

1 x 3 menit
1.2  Inti
  1. Penyampaian materi


  1. Demonstrasi  program fase I







































































c. Diskusi dan
    tanya  jawab

Menjelaskan tentang :
-Pengertian rehabilitasi fase I
- Tujuan rehabilitasi fase I

Mendemonstrasikan :
  1. Latihan tangan dan kaki
- Untuk latihan tangan , posisikan pasien untuk duduk
-    Ajarkan pada pasien untuk memfleksikan dan ekstensikan tangannya
-    Ajarkan pada pasien untuk latihan mengangkat tangan ke depan dan ke bawah
-    Memberikan posisi supaine pada pasien di tempat tidur. Demonstrasikan latihan kaki pada pasien secara pasive Range of Motion (ROM)
-    Rotasikan pergelangan kaki memutar 360 derajat seperti membentuk lingkaran
-    Fleksikan dan dorsofleksikan plantar kaki, agar pasien dapat merasakan kontraksi dan relaksasi dari otot-otot kaki
-    Fleksi dan ekstensikan lutut secara bergantian
-    Ajarkan pasien untuk mengangkat kaki secara bergantian

§ Pernafasan Diagfragma
-    Berikan posisi duduk pada pasien dan anjurkan untuk meletakan kedua tangan di batas bawah dari tulang rusuk bagian depan
-    Anjurkan pasien untuk menarik nafas dalam, dan menarik nafas melalui hidung
-    Berikan perhatian pada pergerakan normal diagfragma selama inspirasi
-    Anjurkan pada pasien untuk mengangkat dada dan bahu selama inspirasi
-    Setelah bernafas selama 3 hitungan , secara perlahan hembuskan nafas melalui mulut
-    Ulangi latihan 3 – 5 kali
-    Berikan kesempatan pada pasien untuk mencoba latihan sendiri

§              Batuk Efektif
-    Anjurkan pasien untuk duduk selama latihan
-    Pergunakanlah bantal yang diletakkan di dada  untuk mengurangi rasa sakit pada luka operasi
-    Ajarkan pada pasien untuk mengulangi pernafasan diagfragma  sebanyak 3 kali seperti yang telah diajarkan sebelumnya
-    Setelah itu tarik nafas dalam sekali lagi dan  langsung batuk
-    Perhatikan ada mukus yang keluar atau tidak
-    Berikanlah kesempatan pada pasien untuk mengulangi latihan sendiri
Memberikan jawaban


Mendengarkan  dan menyimak




Mengikuti Instruksi dari penyuluh





































































Bertanya

1 x 15 menit
1.3. Penutup
  1. Evaluasi



















































b. Salam Penutup

Memberikan pertanyaan:
1.      Tujuan rehabilitasi




2.  Menganjurkan untuk  mendemonstrasikan ulang tentang
§  Latihan Tangan dan kaki


















§  Latihan pernafasan  diagfragma











§  Latihan batuk efektif








- Memberikan reinfoecement
   positif
 Mengucapkan salam

Menjawab pertanyaan:
Agar kondisi pulih setelah operasi dan dapat melakukan aktivitas sehari-hari setelah operasi
Mendemonstrasikan ulang tentang

§  Latihan Tangan dan kaki
-          Fleksi dan ekstensi ke dua tangan
-          Mengangkat kedua tangan keatas dan ke bawah
-          Memutar pergelangan kaki 360 derajat
-          Fleksi dan dorsofleksi plantar kaki
-          Fleksi dan ekstensi  ke dua lutut
-          Mengangkat ke dua lutut ke atas dan ke bawah secara bergantian
-          Posisi duduk
-      Meletakan ke  dua  tangan di tulang iga bagian bawah sebelah depan
-      Menarik nafas dalam melalui hidung dan menghembuskan nafas melalui mulut
-      Bernafas menggunakan otot-otot dada dan bahu
-        Meletakkan bantal di dada
-         Mengulangi pernafasan diagfragma sebanyak 3 kali
-         Menarik nafas dalam sekali lagi dan langsung batuk


Menjawab salam


1 x 5 menit